Pernah salah mengira emas putih dan perak saat beli perhiasan? Kedua logam tersebut memang sama-sama berwarna putih dan berkilau.
Namun, emas putih dan perak adalah dua logam yang berbeda. Baik dari material penyusun, karakter, harga, sampai nilai jangka panjangnya.
Nah, supaya tidak salah pilih lagi, yuk, pahami perbedaan emas putih dan perak lebih mendalam.
Dengan begitu, kamu bisa menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, dan tujuan keuangan kamu.
Perbedaan Emas Putih dan Perak
Ada banyak aspek yang membedakan emas putih dan perak, di antaranya:
1. Material Penyusun
Emas putih adalah emas kuning yang dicampur dengan logam lain seperti nikel, palladium, seng, atau perak. Tujuannya untuk membuat warna emas menjadi putih dan lebih kuat.
Lalu, agar lebih cerah, mengilap, dan tahan gores, permukaan emas putih juga dilapisi rhodium.
Sementara itu, perak adalah logam mulia berwarna putih keabu-abuan secara alami. Untuk perhiasan, perak biasanya berbentuk perak sterling yang terdiri dari 92,5% perak murni dan 7,5%logam lain seperti tembaga agar lebih kokoh.
2. Ciri Fisik
Secara visual, emas putih terlihat lebih cerah dengan kilau seperti cermin karena lapisan rhodium. Pantulan cahayanya tajam dan terkesan mewah.
Perak memiliki kilau yang lebih lembut dan sedikit keabu-abuan. Jika disandingkan, perak terlihat lebih dingin, sedangkan emas putih tampak lebih bersih dan terang.
Kamu juga bisa mengenalinya dari cap atau kode. Emas putih biasanya memiliki kode seperti 585, 750, 17K, atau 18K yang menunjukkan kadar emasnya. Perak umumnya bertanda 925, 950, atau 999.
3. Ketahanan dan Tingkat Oksidasi
Dari sisi ketahanan, emas putih cenderung lebih awet. Warna dasarnya tidak mudah berubah, meskipun lapisan rhodiumnya bisa memudar seiring waktu.
Perak justru lebih mudah bereaksi dengan udara dan kelembapan. Proses oksidasi ini membuat perak cepat kusam atau menghitam jika jarang dibersihkan.
4. Perawatan
Untuk menjaga kilaunya, emas putih perlu pelapisan ulang menggunakan rhodium setiap 6 sampai 12 bulan. Meski biaya perawatannya memang lebih mahal, tapi sebanding dengan tampilannya.
Perak relatif lebih mudah dirawat. Kamu bisa membersihkannya dengan sabun ringan atau cairan khusus perak. Namun, perawatannya harus lebih rutin karena perak cepat kusam jika dibiarkan terlalu lama.
5. Harga
Soal harga, emas putih jelas lebih mahal. Per gram emas putih bisa dihargai Rp1 juta.
Adanya kandungan emas murni membuat nilai perhiasan emas putih jauh di atas perak. Otomatis, semakin tinggi kadar karat emas murninya, semakin mahal pula harganya.
Sementara itu, perak jauh lebih terjangkau dan ramah di kantong. Dilansir dari Investor.id, harga perak Antam (ANTM) sekitar Rp 44.565 per gram pada 2 Januari 2026.
6. Reaksi pada Kulit
Emas putih umumnya aman di kulit dan jarang menimbulkan alergi, terutama jika menggunakan campuran palladium. Namun, pada beberapa orang, kandungan nikel bisa memicu iritasi ringan.
Perak berpotensi menimbulkan reaksi alergi karena campuran logamnya. Meski begitu, saat ini banyak perhiasan perak yang sudah dilapisi sehingga lebih aman dan nyaman dipakai sehari-hari.
Mana yang Lebih Bagus untuk Jangka Panjang dan Investasi?
Setelah tahu perbedaannya, pertanyaannya jadi lebih spesifik. Mana yang lebih bagus untuk jangka panjang dan investasi?
Emas Putih untuk Nilai Jangka Panjang
Emas putih tetap mengandung emas, sehingga nilainya mengikuti harga emas dunia. Harga jual memang bisa terpotong biaya pembuatan saat dijual kembali. Namun, emas putih masih memiliki nilai intrinsik yang kuat berdasarkan kadar dan beratnya.
Jika tujuan utamamu adalah investasi, emas batangan 24 karat tetap lebih unggul dibanding emas putih perhiasan. Emas putih lebih ideal untuk kombinasi antara gaya dan nilai.
Perak untuk Aksesibilitas dan Diversifikasi
Perak lebih cocok untuk kamu yang ingin masuk ke logam mulia dengan modal lebih ringan. Potensi kenaikan harga perak juga didorong oleh kebutuhan industri, seperti elektronik dan energi terbarukan.
Meski begitu, dari sisi stabilitas dan nilai jangka panjang, perak masih berada di bawah emas. Jadi, perak lebih pas sebagai pelengkap atau diversifikasi, bukan aset utama.
Tempat Jual Emas Putih dan Perak Terpercaya
Walaupun emas putih dan perak berbeda, keduanya tetap punya nilai yang bisa diuangkan. Yang penting, kamu menjualnya di tempat yang tepat.
Beli Emas Indonesia bisa jadi pilihan terpercaya untuk menjual emas putih maupun perak. Mereka menerima berbagai jenis emas, mulai dari perhiasan, logam mulia, emas tanpa surat, hingga emas rusak.
Proses pengecekan dilakukan menggunakan XRF modern, langsung di depanmu. Alat tersebut mampu mendeteksi kadar emas secara presisi. Dengan begitu, kamu tahu persis nilai perhiasan yang kamu jual.Harga buyback yang ditawarkan pun kompetitif, bahkan untuk emas tanpa surat sekalipun. Kamu bisa langsung mengunjungi situs resmi Beli Emas Indonesia untuk memulai transaksi.




